SALAM DAMAI FBS UNTUK BEM REMA UNY

FBS-Karangmalang. Jumat malam (28/8/2015) puluhan mahasiswa FBS menyambangi Gedung Student Center (SC) UNY untuk menyampaikan salam damai yang ditujukan kepada BEM REMA UNY, khususnya untuk Harris Fadhillah selaku Ketua BEM REMA. Sebab, Harris tak mengindahkan tuntutan pihak FBS yang menginginkan dirinya untuk meminta maaf di hadapan ratusan mahasiswa baru (Maba) FBS mengenai insiden Parade Ormawa pada Senin (24/8/2015) lalu.

Aksi damai yang didampingi oleh Dr. Kun Setyaning Astuti, M.Pd. selaku Wakil Dekan III FBS ini diwarnai dengan yel-yel khas FBS serta lagu perdamaian untuk BEM REMA UNY.

Dalam aksi tersebut, Agus Setiawan selaku Ketua BEM FBS menyampaikan terima kasih kepada para Maba FBS dan Bu Kun (sapaan akrab Wakil Dekan III FBS) yang dengan rasa ikhlas tanpa paksaan telah bersedia ikut serta dalam aksi ini.

“Kita menunjukkan bahwa ini lho FBS, kita satu hati, satu rasa, dan satu suara. Kita cinta damai, nggak anarkis, nggak rusuh, dan bisa solid,“ ujar Agus.

Selain itu, Yopi Novanda selaku Ketua Panitia Ospek FBS 2015 menegaskan bahwa aksi ini menunjukkan sikap kekeluargaan dari FBS untuk BEM REMA. Suasana sempat haru saat Tedjo Mukti Wibowo selaku Wakil Ketua BEM FBS membacakan do’a di tengah-tengah aksi damai.

“Jadikanlah kampus yang bertakwa, mandiri, dan cendekia ini menjadi kampus yang humanis dan menjujung tinggi nilai bangkit bersama,“ tutur Tedjo dalam doanya.

Sebelumnya, Kamis malam (27/8/2015) sempat diadakan musyawarah antara BEM REMA dengan FBS yang dihadiri oleh perwakilan BEM REMA, DPM REMA, MPM REMA, BEM fakultas, serta perwakilan Ormawa FBS. Namun, musyawarah tersebut tidak mencapai suatu mufakat, melainkan berujung pada tuntutan dari pihak FBS yang menginginkan Harris menyampaikan permintaan maafnya kepada Maba FBS. Akan tetapi, Harris tetap bersikukuh dengan aturan dan undang-undang yang telah ditetapkan.

“Kami berusaha menyentuh REMA dengan hati. Ketika dengan logika tidak bisa, kami berusaha menyentuhnya dengan hati,“ ujar Dr. Kun Setyaning Astuti mengenai aksi damai ini.

Pada saat aksi berlangsung, Harris beserta pengurus BEM REMA yang lain sedang tidak berada di markas BEM REMA yang bertempat di Gedung SC UNY. Namun demikian, Bu Kun mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah, sebab mahasiswa FBS sudah cukup puas karena apa yang ada di dalam hati mereka telah tersampaikan melalui sebuah lagu perdamaian. Ia juga berharap semoga kedepannya FBS dan BEM REMA dapat berjalan beriringan menuju tujuan yang sama, meskipun melalui jalan yang berbeda. (Eri/Nana/Vida/HumasFBS)