LULUSAN FBS UNY HARUS SIAP DAMPINGI MASYARAKAT

FBS KARANGMALANG – Tingkat kompleksitas persoalan hidup kita makin tinggi. Dibandingkan dengan masa-masa sebelum internet hadir di tengah hidup kita, masa-masa kini permasalahan hidup jauh lebih kompleks. Oleh karena itu, setiap lulusan perguruan tinggi, terlebih FBS UNY, harus mampu dan mau mendampingi masyarakat. “Begitu menjadi sarjana,” demikian ungkap Dr. Widyastuti Purbani, M.A. pada sambutan yudisium periode Juni 2017 selaku dekan FBS UNY, “Saudara memiliki tanggung jawab besar. Sekarang tidak boleh lagi bersikap semaunya sendiri. Sekali lagi, ada tanggung jawab besar di pundak saudara semua mulai saat ini.”

Widyastuti Purbani juga menyampaikan bahwa karena sebagian besar lulusan akan menjadi guru, maka tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi orang lain tuntutannya lebih besar. “Apalagi Saudara akan menjadi seorang pendidik. Tentu tanggung jawab untuk menjadi role model menjadi lebih besar,” tambah Bu Wid, panggilan akrab dekan Fakultas Bahasa dan Seni periode 2015-2019 tersebut. Dahulu menjadi guru tidak memberikan jaminan materi yang berlimpah. Akan tetapi, di tengah masyarakat, posisi sebagai guru sangat dihormati dan disegani. Oleh karena itu, posisi terhormat itu harus dijaga dengan menjaga integritas diri dengan baik.

Pada periode Juni 2017 ini, FBS UNY meyudisium sebanyak 59 orang mahasiswa. 20 orang di antaranya (33,90%) dinyatakan cumlaude. 11 orang merupakan mahasiswa program BIDIKMISI. Mahasiswa dengan masa tempuh studi tersepat dan berpredikat cumlaude diperoleh oleh Henggar Sulistyowati dari Program Studi Sastra Inggris dengan IPK 3,58. Masa studi 3,1 tahun dengan masa TA tiga bulan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa mahasiswa berprestasi yang dinyatakan lulus pada periode Juni 2017 ini. “Kami sampaikan terima kasih untuk para mahasiswa yang telah menorehkan prestasi gemilang untuk FBS UNY,” jelas Dr. Kun Setyaning Astuti, M.Pd., Wakil Dekan III FBS UNY. [dby]