Berita

Post date: 25/04/2019 - 11:03
,

KARANGMALANG, FBS – Pendidikan dan kebudayaan mampu menembus batas geografis melampaui pendekatan apapun. Jika politik dan ekonomi menghubungkan antarnegara dengan banyak kepentingan dan kadang dapat menimbulkan kecurigaan, budaya mampu merajutnya tanpa ketegangan. Kesadaran untuk menciptakan hubungan antarbangsa melalui pendekatan budaya itulah yang dicoba dirintis Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta (FBS UNY) yang melakukan lawatan ke tiga universitas di Cina. Program yang berlangsung sejak 18-25 April 2019 itu menggelar diskusi dan pertunjukan kesenian di Yunnan Minzu University (...

Post date: 09/04/2019 - 10:06

FBS, KARANGMALANG – Wayang sebagai salah satu kekayaan budaya Nusantara harus terus dijaga dan dilestarikan. Sebagai kampus yang mengidentifikasi dirinya sebagai penjaga gawang kebudayaan, Fakultas Bahasa dan Seni akan menggelar Festival Dalang Cilik (FDC). “Ini merupakan pelaksanaan yang kesembilan. Jadi, setiap tahun festival ini diselenggarakan,” ungkap Nuning Catur Wilujeng, selaku Sie Humas FDC IX.

Sasaran peserta Festival Dalang Cilik 2019 terdiri atas dua kategori, yaitu kategori SD dan kategori peserta SMP. Para peserta dituntut untuk mementaskan lakon-lakon wayang kulit yang sesuai...

Post date: 29/03/2019 - 13:20

FBS UNY, KARANGMALANG – Memasuki revolusi 4.0 yang ditandai dengan pengambilalihan bidang kerja yang dimekanisasi melalui perangkat digital, dunia pendidikan harus segera mengantisipasinya. Kunci untuk menghadapi era industri generasi keempat ini tidak lagi pada ukuran dan besaran kampus, tetapi pada kelincahan dan daya adaptifnya menghadapi banyak perubahan.

Jika era revolusi industri 4.0 berusaha mengelaborasi tiga unsur, yaitu manusia, teknologi, dan big data, itu artinya dunia pendidikan harus mengelola kualitas sumber daya manusianya dengan baik. Demikian beberapa poin...

Post date: 28/02/2019 - 08:03

FBS, KARANGMALANG – Selama ini sastra, termasuk puisi di dalamnya, mampu menjadi penghubung antara manusia dengan alam. Ketika bidang kehidupan lain menempatkan alam sebagai sumber eksploitasi, puisi memosisikannya sebagai sumber inspirasi dan kreativitas. Dengan demikian, sastra berperspektif ekologis adalah sastra yang merawat bumi. Alam mampu menjadi sumber penciptaan puisi dan karenanya proses mencipta puisi berperspektif ekologis juga mampu menumbuhkan kesadaran ekologis. Demikian sejumlah gagasan penting yang diungkapkan Suminto A. Sayuti dalam “Pelatihan Menulis Puisi Berperspektif Ekologis”...

Post date: 28/02/2019 - 07:18

FBS UNY, KARANGMALANG – Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ingin mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kampus-kampus di Yogyakarta untuk secara aktif terlibat dalam merawat kebudayaan Yogyakarta. Salah satu yang sedang dilaksanakan adalah mengembalikan manuskrip-manuskrip keraton yang sekarang tersimpan di British Library, setelah sebelumnya dirampas dalam Geger Sepoy pada 1812. “Sampai saat ini kami baru dapat mengakses dan mengembalikan beberapa naskah keraton dalam format digital,” ungkap KPH Notonegoro, selaku Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat,...

Pages