PPM FBS UNY Bantu Pulihkan Kapasitas Produksi Industri Topeng Kayu di Gunungkidul Melalui Inovasi Desain dan Pemasaran Online

Keterangan Sumber Foto: 
Humas FBSB UNY

Tim Pengabdian pada Masyarakat (PPM) dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang terdiri atas Dr. Muhajirin, M.Pd., Dr. Dwiyanto Joko Pranowo, M.Pd., dan Dwi Retno Sri Ambarwati, M.Sn., telah melaksanakan program inovatif untuk membantu memulihkan industri perajin topeng patung kayu di Bobung, Putat, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta pasca pandemi.

Industri ini, yang sebelumnya berkembang pesat, mengalami kemerosotan drastis selama masa pandemi COVID-19. Dengan turunnya jumlah wisatawan, pesanan topeng patung kayu hampir mati total. Pak Slamet, pemilik usaha di daerah tersebut, menyampaikan keprihatinannya karena tidak ada lagi pemasukan dari produksi topeng patung kayu, sehingga pekerjanya terpaksa beralih profesi, dan peralatan serta showroom terbengkalai

Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, tim PPM FBS UNY  melakukan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas produksi perajin dengan memberikan  solusi melalui terobosan inovasi desain yang lebih marketable dan memanfaatkan pemasaran online.

Selama empat pertemuan, kegiatan melibatkan penyuluhan tentang pemasaran online, pelatihan desain, pembuatan website pemasaran, dan penggunaan berbagai platform media sosial untuk pemasaran. Sebagai tambahan, tim juga memberi wawasan tentang  pembuatan studio mini untuk pengambilan foto produk agar lebih menarik bagi konsumen online.

Dr. Muhajirin  menyatakan, "Inisiatif ini bukan hanya untuk membantu pemulihan industri lokal tetapi juga untuk memberdayakan perajin dan menghubungkannya dengan pasar yang lebih luas melalui dunia online."

Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 1 dan 2, yaitu 'Tidak Ada Kemiskinan' dan 'Tidak Ada Kelaparan'. Dengan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada upaya mengentaskan kemiskinan dan kelaparan di tingkat komunitas.

Melalui kerjasama yang solid antara PPM FBS UNY dan perajin lokal, diharapkan industri topeng patung kayu di Gunungkidul dapat bangkit kembali, memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. (dwiretnosa)